nama pakaian adat gorontalo

Nama Pakaian Adat Gorontalo – Filosofi, Gambar & Penjelasannya

Nama pakaian adat Gorontalo – Hi sobat budiman, bagaimana kabar kalian? Sehat? Eemm, ngomongin dan mempelajari nama pakaian atau busana adat tradisional Gorontalo adalah hal yang asik lagi mengasikkan.

Mengapa? Sebab daerah Gorontalo memiliki keunikan yang memang unik seperti halnya dengan provinsi lain yang terbentang di belahan bumi Indonesia ini.

Gorontalo merupakan satu dari sekian puluh provinsi yang ada di Indonesia ini yang tepatnya ada di pulau Sulawesi.

Provinsi Gorontalo sendiri ada bukan dari kemerdekaan RI, namun sudah ada dan berdiri pada zaman kepemerintahann Abdurrahman Wahid atau yang populer dengan panggilan Gusdur.

Meski termasuk dalam kategori provinsi yang baru, Gorontalo pun memiliki berbagai kebudayaan, tak terkecuali pakaian adat yang disebut dengan……

Baca yang teliti dan pahami betul-betul ya, ok.

Busana Adat Gorontalo dan Penjelasannya

pakaian adat gorontalo
Sejarah Negara Com

Pakaian atau busana adat tradisional khas daerah Gorontal, khususnya dalam acara pernikahan disebut dengan Biliu dan Payungga serta Mukuta dan Walimono.

Adapun nama pakaian Biliu dan Payungga adalah pakaian yang dikenakankhusus wanita. Sedang nama pakaian Makuta dan Walimono adalah pakaian yang khusus dikenakan oleh pria.

Untuk pakaian adat Gorontola sendiri umumnya memiliki tiga versi warna yang setiap warnanya mengandung arti tertentu.

Filosifi atau arti dari pada warna-warni dari pakaian adat Gorontalo itu ialah:

  • Warna kuning emas_ Berarti kemulian, kebesaran, kesetiaan dan kejujuran.
  • Warna merah_ Berarti keberanian dan tanggung jawab.
  • Warna hijau_ Berarti kesuburan, kesejahteraan, kedamaian dan kerukunan.
  • Warna hitam_ Berarti keteguhan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Warna putih_ Berarti kesucian atau kedukaan.
  • Warna coklat_ Berarti tanah, dalam artian kematian ataupun kuburan.
  • Warna ungu_ Berarti kewibawaan dan keanggunan.

Pakaian Adat Perkawinan Gorontalo

nama pakaian adat gorontalo
modelbaju.id

Tatkala akad nikah, baju pengantin Gorontalo diucap dengan Pakaian adat Gorontalo Walimono serta Payungga.

Buat baju pengantin Gorontalo perempuan yang disebut dengan Biliu memiliki makna diangkat.

Pakaian adat Gorontalo Biliu ini digunakan pada saat pengantin perempuan bersanding di tempat pelaminan ataupun puade.

Pernak-pernik yang dikenakan dalam baju pengantin Gorontalo perempuan pada hiasan kepala disebut dengan buyalo boute dan kondeyang yang dihiasi dengan sunthi.

Sebaliknya, pernak-pernik pada pakaian pengantin gorontalo laki-laki disebut dengan payungga tilambia. Pernak-pernik tersebutlah yang menjadikan karakteristik baju adat Gorontalo begitu khas.

Dalam adat perkawinan Gorontalo, ada tradisi yang dinamakan dengan dutu. Dimana satu hari saat sebelum perkawinan, pengantin laki-laki mengantar mahar yang dilengkapi dengan buah–buahan.

Buah dalam iringan mahar sebelum pernikahan itu pun bukan sembarang buah, namun dari masing-masing buah pun memiliki arti tertentu. Contohnya:

  • Buah jeruk _Memiliki makna sebagai orang yang selalu merendakan diri
  • Buah nanas _Melambangkan bahwa pengantin pria harus mampu melindungi diri sendiri.
  • Buah nangka _Bahwasannya pengantin pria itu meski memiliki sifat yang penyayang.
  • Tebu kuning _Bahwasannya sepasang kekasih (pengantin) harus mampu menjadi seorang yang dicintai, tabah dan teguh dalam pendiriannya.

Secara terperinci, tidak disebutkan Nama pakaian Adat Gorontalo secara formal. Buat penyebutan namanya, lebih condong ke tipe pernak-pernik yang digunakan baik untuk baju adat Laki-laki maupun perempuan.

Tetapi memang sudah standarnya bahwa baju pengantin Gorontalo diberi nama Walimono dan makuta yang dikenakan oleh laki-laki. Dan biliu serta payungga dikenakan oleh pengantin perempuan.

Pernak-Pernik Baju Pengantin

biliu dan mukuta dari gorontalo vector
Pinterest

Keunikan pakaian adat Gorontalo terletak pada aksesorisnya. Baju laki-laki serta perempuan memiliki pernak-pernik tertentu.

Untuk pakaian adat Gorontalo anak terkesan lebih sederhana. Apalagi pada baju adat Gorontalo anak dikala ini menemukan sentuhan modern. Sehingga membuat anak–anak yang mengenakan pakaian adat jadi lebih menggemaskan.

Berikut ini merupakan catatan pernak- pernik pada pakaian adat Gorontalo:

Perhiasan Untuk Pakaian Wanita

busana tradisional daerah indonesia
Grambo.com

Baya lo boute

Baya lo boute ialah ikat kepala yang dikenakan untuk pengantin perempuan. Ikat kepala ini melambangkan suatu simbol jalinan.

Seorang perempuan akan memiliki jalinan perkawinan dengan laki-laki. Dan wajib menunaikan kewajiban sebagai seseorang istri.

Tuhi–Tuhi

Pernak-pernik kepala ini ialah gafah yang berjumlah 7 buah. Tuli–tuli tersebut menjadi simbol dari kerajaan yang ada di Gorontalo.

Tujuh kerajaan itu memiliki ikatan kekerabatan yang erat tanpa ada suatu perselisihan apapun. 7 kerajaan tersebut antara lain;

  • Limboto
  • Gorontalo
  • Tuwawa
  • Hulontalo
  • Limitu
  • Bulonga
  • Atingola

Lai–lai

Lai–lai ini diletaktakan pas di ubun–ubun. Pernak-pernik ini ialah pernak-pernik yang harus ada dalam pakaian adat Gorontalo. Baik baju adat Gorontalo tradisional serta pakaian adat Gorontalo modern, tidak terlepas dari pernak-pernik ini.

Hal tersebut karena lai–lai memiliki makna yang lumayan dalam, ialah budi luhur, kesucian serta keberanian.

Buohu walu wawu dehu

Buohu walu wawu dehu ini merupakan suatu kalung emas ataupun perak yang bercorak keemasan. Tetapi pada baju adat Gorontalo anak, tidak memakai pernak-pernik ini.

Pada pakaian adat anak tidak memiliki pernak-pernik ini sebab pernak-pernik ini memiliki makna jalinan keluarga yang akan terjalin antara kekuarga pengantin laki-laki dengan perempuan.

Kecubu atau lotidu

Kecubu ini diletakkan pada dada pengantin perempuan. Simbol dari kecubu ini merupakan kekuatan yang wajib dipunyai seseorang istri.

Dalam adat Gorontalo, seseorang perempuan wajib kokoh dalam menghapai kerasnya kehidupan serta berbagai rintangan.

Etango

Etango ialah suatu ikat pinggang yang mempunyai motif menyamai kecubu.

Etango menjadi simbol kewajiban-kewajiban untuk seseorang istri. Salah satu kewajiban istri yang sangat utama ialah tidak memasak makanan haram, harus sesuai dengan syariat islam. Dan wajib memiliki sifat yang lapang, sederhana dan nerima.

Pateda

Pernak-pernik ini merupakan suatu gelang yang mempunyai ukuran lebar serta bercorak keemasan.

Gelang ini memiliki makna sebagai benteng untuk perempuan. Seseorang perempuan wajib bisa membentengi serta mengatur diri sendiri dari perbuatan tercela serta melanggar hukum adat ataupun pemerintah.

Loubu

Pernak-pernik loubu yakni pernak-pernik yang dikenakan pada jari kelingking serta jari manis. Baik jari tangan kanan ataupun kiri dilengkapi dengan loubu.

Makna dari perhiasan ialah suatu ketelitian yang wajib dicermati seseorang perempuan dalam mengerjakan aktivitas apapun.

Perhiasan Pakaian Adat Pria

lengkap beserta gambar dan maknanya
KUMPULAN ILMU

Tudung makuta

Tudung makuta ialah suatu hiasan kepala yang hampir mirip dengan bulu ungas.

Penutup makuta ialah hiasan tutup kepala yang menjadi satu keunikan baju adat Gorontalo.

Bentuk dari tutup kepala ini terkulai kebelakang dan menjulang tinggi. Penutup makuta pun disebut dengan laapia bantali sibii.

Perhiasan kepala laki-laki ini melambangkan filosofi dari sifat seseorang suami khas adat Gorontalo.

Dalam adat Gorontalo, seseorang suami ialah pemimpin keluarga. Sehingga wajib mempunyai jiwa kepemipinan yang besar, berwibawa serta tegas. Tetapi seseorang suami pun wajib memilki sifat yang lembut dibalik kewibawaannya.

Bako

Kalung dalam pakaian adat Gorontalo laki-laki disebut dengan bako. Corak dari kalung ini ialah kuning keemasan.

Arti dari bako ini ialan simbol ikatan, yakni seorang pria yang memiliki ikatan dengan seroang perempuan.

Pasimeni

Pasimeni hanyalah suatu hiasan tambahan yang ada pada pakaian. Hiasan ini melambangkan kondisi di dalam kehidupan rumah tangga.

Suatu rumah tangga sepatutnya mempunyai kondisi yang harmonis serta damai dan tanpa ada sesuatu perkelahian yang menimbulakan keretakan rumah tangga.

Pemakaian dari baju adat Gorontalo cuma buat keperluan adat tertentu. Misalnya upacara perkawinan, ritual keagamaan, sampai tradisi adat Gorontalo.

Terkadang pakaian adat ini pun dikenakan untuk keperluan pentas seni. Pagelaran seni serta budaya adat Gorontalo yang kerap diharuskan untuk mengenakan pakaian adat ialah seri tari daerah..

Pertunjukan seni tari umumnya dilakukan oleh anak–anak dengan menggunakan baju adat Gorontalo anak–anak lengkap beserta aksesorisnya.

Demikian pembahasan terkait nama pakaian adat Gorontalo. Semoga bermanfaat dan mendatangkan keberkahan.

Terima kasih

Selamat dan sukses……..

sowthy.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: